admin

akun ini adalah admin resmi knti.or.id

tribun

Penenggelaman Kapal Asing

Oleh: M Riza Damanik Enam tahun lalu kapal Eka Sakti milik Sahring—nelayan asal Nusa Tenggara Timur—dibakar dan ditenggelamkan oleh Angkatan Laut Australia atas tuduhan melanggar Undang-Undang Pengelolaan Perikanan Australia 1991. Belakangan Pengadilan Federal Australia, 1 April 2014, mengeluarkan keputusan membebaskan Sahring dari sanksi dan mendapat ganti rugi 44.000 dollar Australia. Sayangnya, tidak ada reaksi apa […]

Penenggelaman Kapal Asing Read More »

OPINI

Jalan Baru Tangkal Pencurian Ikan

Oleh: M RIZA DAMANIK Aksi pencurian ikan oleh kapal asing di perairan Indonesia masih marak terjadi dengan beragam modus dan jenis alat tangkap. Ikhtiar menyeluruh harus dilakukan agar penanganan kejahatan perikanan segera tuntas. M. Riza Damanik Aksi pencurian ikan oleh kapal asing di perairan Indonesia masih marak terjadi dengan beragam modus dan jenis alat tangkap.

Jalan Baru Tangkal Pencurian Ikan Read More »

OPINI

Mengukur Kapal Ikan

Oleh: M Riza Damanik “Bener nanging ora pener” (Benar tetapi tidak tepat), begitu kelakar seorang nelayan asal Rembang, Jawa Tengah, mencermati perkembangan kebijakan perikanan Indonesia di era Poros Maritim. ”Bener” dianalogikan sebagai sebuah terobosan baik dan orisinal dari Kabinet Kerja untuk membenahi tata kelola perikanan nasional, termasuk prestasi mengungkap maraknya praktik pengurangan tonase kapal ikan.

Mengukur Kapal Ikan Read More »

OPINI

DISKUSI PUBLIK: “NELAYAN MENGHADAPI KRISIS IKLIM: QUO VADIS PERLINDUNGAN NELAYAN DAN PEMBUDIDAYA IKAN SKALA KECIL?”

Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil, mendorong keberlanjutan usaha perikanan tangkap dan budidaya. Wujud dari agenda tersebut adalah memastikan keselamatan kerja bagi nelayan kecil serta manajemen budidaya ikan yang baik terutama di musim cuaca ekstrem, sebagai adaptasi Krisis Iklim. Diskusi Publik akan dilaksanakan pada Kamis, 12 Januari 2022 Pukul​​: 09.00

DISKUSI PUBLIK: “NELAYAN MENGHADAPI KRISIS IKLIM: QUO VADIS PERLINDUNGAN NELAYAN DAN PEMBUDIDAYA IKAN SKALA KECIL?” Read More »

Perlindungan Sosial Nelayan, SIARAN PERS

Diseminasi Hasil Riset Kolaborasi Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia dan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI)

Kenaikan Harga BBM Menurunkan Kesejahteraan Nelayan Kecil dan Tradisional Jakarta, 19 Desember 2022. Riset CORE Indonesia dan KNTI yang bertajuk “Mengurai Dampak Kenaikan Harga BBM Terhadap Kelompok Masyarakat Rentan” yang dipublikasikan pada 19 Desember 2022 menemukan, bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi pada 3 September 2022 lalu selain berdampak pada perekonomian domestik, berupa lonjakan inflasi, hal

Diseminasi Hasil Riset Kolaborasi Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia dan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Read More »

Keadilan Energi, SIARAN PERS

Peringatan Hari Nusantara

“Nelayan Mendinginkan Planet”Gerakan Menanam Mangrove Serentak Jakarta, 13 Desember 2022. Dalam rangka memperingati Hari Nusantara 13 Desember 2022, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) melaksanakan kegiatan penanaman mangrove serentak di 37 Kabupaten/kota yang bertemakan “Nelayan Mendinginkan Planet.” Ketua Umum KNTI Dani Setiawan mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen nelayan kecil dan tradisional di Indonesia kepada bangsa

Peringatan Hari Nusantara Read More »

Pendidikan dan Budaya Bahari, SIARAN PERS

Perempuan Nelayan dalam ‘Women and Girls at the Frontline of Climate Change’

Kamis, 24 November 2022 adalah hari yang bersejarah bagi Sri Wahyuni, perempuan petambak garam dari Jerowaru Lombok Timur. Ia adalah salah satu pembicara dalam seminar Internasional bertajuk ‘Women and Girls at the Frontline of Climate Change’ . Seminar yang diselenggarakan oleh Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) bertujuan untuk berbagi informasi terkait hasil kerja dan penelitian

Perempuan Nelayan dalam ‘Women and Girls at the Frontline of Climate Change’ Read More »

Kegiatan KNTI, KPPI, Serba Serbi

KPPI Deliserdang

KPPI Deliserdang terbentuk pada Maret 2022 dengan penggerak ibu Dewi. Sebelum terbentuknya KPPI tidak ada wadah untuk perempuan pesisir berkumpul. Beranggotakan 25 orang, KPPI Deliserdang mulai aktif melakukan pelatihan hasil laut dan pendampingan terhadap perempuan pesisir. Kerja-kerja ekonomi seperti mencari kereng, membuat ikan asin, olahan mangrove seperti sirup dan batik dilakukan perempuan pesisir Deli Serdang.

KPPI Deliserdang Read More »

KPPI

KPPI Pemalang

KPPI Kabupaten Pemalang mulai terbentuk pada tanggal 21 Nov 2020 bersama dengan berdirinya KNTI Kabupaten Pemalang, dengan penggerak KPPI adalah ibu Nurfaidah dengan jumlah anggota kurang lebih 20 orang. Sebelumnya ibu-ibu pesisir di Kab. Pemalang, terkelompokkan dengan adanya pabrik-pabrik industri perikanan. mereka bekerja sebagai buruh fillet dan tidak banyak dari mereka yang membuka usaha secara

KPPI Pemalang Read More »

KPPI, SIARAN PERS
Scroll to Top