SANGKEPAN PEREMPUAN PESISIR

Sangkepan berasal dari bahasa suku Sasak (Nusa Tenggara Barat) yang artinya bermusyawarah untuk mengambil keputusan dalam skala dusun maupun desa di pesisir. KPPI menggunakan Sangkepan sebagai ruang pertemuan untuk belajar bersama, bertukar pengetahuan atau mengambil keputusan bersama secara reguler. Topik yang didiskusikan berangkat dari pengalaman dan realitas hidup perempuan nelayan. Sangkepan Perempuan Pesisir diselenggarakan tiap bulan di minggu ke-4. KPPI wilayah akan menjadi tuan rumah secara bergiliran, termasuk menjadi MC, narasumber dan moderator.

Sangkepan Perempuan Pesisir ke IV (Dampak Perubahan Iklim terhadap Perempuan Nelayan)

Sangkepan Perempuan Pesisir ke III (Gender dan kepemimpinan perempuan dalam Organisasi)

Sangkepan Perempuan Pesisir II (Mewujudkan kedaulatan ekonomi perempuan nelayan)