Baku Dapa Kemerdekaan, 29 Agustus 2021

Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) merupakan Badan Otonom bagian dari Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) yang didirikan 5 Juli 2020. Pada 2021 KPPI berada di Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dalam rangka konsolidasi anggota, silaturahmi dan merayakan kemerdekaan, kami mengundang perempuan nelayan untuk pada: Minggu, 29 Agustus jam 13 – 15 WIB. Acara dibuka oleh Rosinach (Divisi Pemberdayaan Perempuan KNTI/Dinamisator KPPI). Sambutan oleh Riza Damanik (Ketua KNTI) dan fasilitator Siti Maimunah (KNTI/KPPI).

Baku Dapa Kemerdekaan

Bakudapa menghasilkan beberapa hal sebagai awalan pembentukan KPPI. Hasil diskusi menetapkan beberapa hal, seperti rekrutmen calon panitia KPPI menuju “ Musyawarah KPPI 2022”, yang diambil dari perwakilan setiap wilayah kerja KPPI di 5 provinsi. 1 wilayah 2 orang perwakilan. Kemudian melakukan pendataan keanggotaan dan menyusun data dasar anggota dan potensi KPPI pada 5 wilayah. Kami juga merencanakan pertukaran pengetahuan bulanan untuk penguatan politik dan ekonomi perempuan nelayan. Kami juga menginisiasi koperasi dengan meminta dukungan kelembagaan dari KNTI Nasional.

Selain itu kami juga menghasilkan rumusan rencana kegiatan KPPI 3 bulan ke depan (September – Desember 2021 ). KPPI berharap dengan adanya pendidikan melalui diskusi bulanan pengurus dan anggota KPPI di tiap wilayah dan nasional memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang hak perempuan, gerakan ekonomi perempuan, dan politik perempuan. Selanjutnya terbentuknya kaderisasi pengurus yang memiliki kemampuan sebagai motivator dan fasilitator dalam menggerakkan roda organisasi. Sehingga pengurus dan anggota memiliki kesadaran tentang politik identitas dan identitas sosial perempuan dalam privat dan publik.