Buletin CADIK Nelayan KNTI edisi 16 Februari 2026 merangkum dinamika pesisir yang ditandai oleh kebijakan, investasi, dan resistensi nelayan. Kementerian Kelautan dan Perikanan membuka rekrutmen 3.000 tenaga kerja lokal untuk mendukung operasional program Budi Daya Udang Terintegrasi di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Pada saat yang sama, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Sumatera Utara menggelar aksi damai menolak reklamasi dan pelebaran Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, yang dinilai mengancam ruang hidup nelayan tradisional serta berpotensi merusak ekosistem pesisir. Dari sisi kebijakan nasional, Presiden Prabowo Subianto menugaskan BUMN untuk mengembangkan kampung nelayan sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Rangkaian peristiwa ini menunjukkan kontras antara dorongan ekspansi ekonomi dan tuntutan perlindungan hak serta keberlanjutan hidup nelayan.
Baca selengkapnya di Buletin CADIK edisi 16 Februari 2026.



