admin

akun ini adalah admin resmi knti.or.id

SAFARI RAMADHAN 1447H: Ngaji Tenurial Nelayan Tradisional

Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan melakukan rangkaian Safari Ramadhan ke sejumlah daerah pesisir di Jawa Barat untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyerap langsung aspirasi nelayan tradisional. Kunjungan yang berlangsung pada akhir Februari hingga awal Maret itu menjadi ruang dialog antara pimpinan organisasi dan masyarakat pesisir mengenai berbagai persoalan yang dihadapi nelayan […]

SAFARI RAMADHAN 1447H: Ngaji Tenurial Nelayan Tradisional Read More »

Hak Tenurial Nelayan, SIARAN PERS

Buletin CADIK edisi 16 Februari 2026

Buletin CADIK Nelayan KNTI edisi 16 Februari 2026 merangkum dinamika pesisir yang ditandai oleh kebijakan, investasi, dan resistensi nelayan. Kementerian Kelautan dan Perikanan membuka rekrutmen 3.000 tenaga kerja lokal untuk mendukung operasional program Budi Daya Udang Terintegrasi di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Pada saat yang sama, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Sumatera Utara menggelar

Buletin CADIK edisi 16 Februari 2026 Read More »

CADIK, Hak Tenurial Nelayan, PUBLIKASI

KNTI Sumatera Utara Gelar Aksi Damai Tolak Reklamasi di Belawan

Siaran Pers – Medan, 13 Februari 2026. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Sumatera Utara menggelar aksi damai menolak kegiatan reklamasi dan pelebaran pelabuhan di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan. Sekitar 2.000 massa yang terdiri dari nelayan tradisional, perempuan pesisir, dan pemuda terlibat dalam aksi yang berlangsung di Belawan I, Nelayan Indah, kawasan Pelabuhan, dan

KNTI Sumatera Utara Gelar Aksi Damai Tolak Reklamasi di Belawan Read More »

Hak Tenurial Nelayan, Kabar Pesisir, SIARAN PERS

CADIK Nelayan Edisi 9 Februari 2026

Pencemaran laut dan konflik ruang tangkap masih menjadi tantangan serius bagi nelayan tradisional di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Di Bintan dan sejumlah daerah lainnya, tumpahan limbah minyak hitam mengganggu aktivitas penangkapan ikan serta sektor pariwisata, sementara di pelabuhan-pelabuhan perikanan terjadi ketegangan antarnelayan akibat tumpang tindih wilayah tangkap. Di sisi lain, pemerintah menyampaikan komitmen modernisasi kampung

CADIK Nelayan Edisi 9 Februari 2026 Read More »

CADIK, SIARAN PERS

Akses Air Bersih dan Sanitasi Masih Jadi Masalah Utama Kampung Nelayan

Siaran Pers – Jakarta, 6 Januari 2026. — Akses terhadap air bersih, sanitasi layak, dan kebersihan lingkungan masih menjadi persoalan serius di permukiman nelayan. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian utama pemerintah dalam rencana modernisasi dan penataan kampung nelayan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Ketua Umum Kesatuan Nelayan

Akses Air Bersih dan Sanitasi Masih Jadi Masalah Utama Kampung Nelayan Read More »

Air, Sanitasi dan Kebersihan, PUBLIKASI, SIARAN PERS

CADIK Nelayan Edisi 2 Februari 2026

Cuaca ekstrem masih menjadi ancaman serius bagi nelayan kecil di Indonesia. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mencatat sebanyak 95 persen desa pesisir terdampak kondisi cuaca buruk, sementara 63 persen nelayan terpaksa menghentikan aktivitas melaut demi keselamatan. Di tengah situasi tersebut, pemerintah melaporkan 19 Kampung Nelayan Merah Putih telah mulai beroperasi serta merencanakan pembangunan 1.500 kapal

CADIK Nelayan Edisi 2 Februari 2026 Read More »

PUBLIKASI, SIARAN PERS

Pengurangan Kuota BBM Subsidi 2026

Diskusi Bulanan SERI #01Pengurangan Kuota BBM Subsidi 2026: Ancaman bagi Keberlanjutan Nelayan kecil dan Tradisional? JAKARTA, 30 Januari 2026. — Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menggelar diskusi publik bertajuk “Pengurangan Kuota BBM Subsidi 2026; Ancaman Bagi Keberlanjutan Nelayan Kecil dan Tradisional?”, hadir sebagai narasumber Sekretaris Jenderal KNTI, Niko Amrullah, Peneliti CELIOS (Center of Economic and

Pengurangan Kuota BBM Subsidi 2026 Read More »

Keadilan Ekonomi, Keadilan Energi, PUBLIKASI, SIARAN PERS

Siaran Pers : Skor OHI Indonesia Membaik, Tapi Akses Nelayan dan Pesisir Melemah

Skor OHI Indonesia Membaik, Tapi Akses Nelayan dan Pesisir Melemah SIARAN PERSNo: 10/SP/KPPMPI/1/2026Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia (KPPMPI) Peringkat OHI Indonesia Naik, Tapi Laut dan Nelayan Kecil Masih TerancamJakarta, 2026— Ocean Health Index (OHI) Indonesia mengalami peningkatan dari peringkat 189 pada 2025, menjadi 169 dari 220 negara. Meski demikian kondisi kesehatan laut Indonesia

Siaran Pers : Skor OHI Indonesia Membaik, Tapi Akses Nelayan dan Pesisir Melemah Read More »

Air, Sanitasi dan Kebersihan, KPPMPI, SIARAN PERS
Scroll to Top